romantis

Samantha – Prolog

Samantha

 

Prolog

 

 

Apa kau tahu jika suatu yang menyakitkan bukan hanya di sebabkan oleh kehilangan seseorang? Kini aku merasakan kesakitan itu lagi saat melihatnya bangkit setelah Dua tahun pergi meninggalkanku. Seharusnya aku bahagia, ketika melihat lelaki itu membuka matanya, tersenyum padaku, bahkan mengulurkan jemarinya untuk kembali mengusap pipiku seperti dulu.

Tapi entahlah, seperti ada rasa sesak di dadaku ketika mentapanya. Semuanya sudah berbeda, semuanya sudah tak sama, hatiku bukan lagi miliknya, ragaku juga sudah di miliki oleh seseorang, seseorang yang kini sudah memiliki hatiku sepenuhnya.

“Sam, apa benar, ini kau?” tanyanya dengan suara lemah.

Yang hanya bisa ku lakukan haanyalah mengangguk, air mataku tak berhenti menetes, entah bahagia, atau apa, aku sendiri tidak mengerti apa yang kurasakan saat ini.

“Sam, jangan menangis.” Lagi, suaranya terdengar begitu serak.

“Aku, aku tidak menangis.” jawabku pelan.

“Aku sudah kembali, Sam, aku kembali padamu, kembali untukmu.” Dan  perkataannya semakin membuatku terisak. Astaga, apa yang harus ku lakukan? Apa yang harus ku katakan dengannya.

Ethan… Maafkan aku…

-TBC-

Note : Ini cerita baru dan nggak ada hubungannya dengan cerita-cerita sebelumnya, terimakasih. semoga suka…

Advertisements

2 thoughts on “Samantha – Prolog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s