romantis

Missing Him – Prolog

mhtttMissing Him

 

Note : Sebenernya cerita ini masuk dalam Poject rahasiaku, aaku bikin akun baru dan cerita baru dengan nama pena baaru di wattpad. dan ini lah ceritaku itu.. cerita iseng2 yang ku tulis di hape. wakakakakakk tapi karena Blog ini sudah seperti duniaku, akhirnya aku share juga di blog ini, tapi tidak di fb, so, yang bisa baca ya cuma yang baca lewat blog ini aja.. hahhahhaha

 

Tittle : Missing Him (Merindukan Dia)

Genre : Roman, Married life, Hurt.

Author : @NattashaAditya (Zenny Arieffka)

 

Prolog

 

“Nama saya Eny Febryanti.. saya pindahan dari salah satu SMA swasta di kota surabaya. Semoga dapat menerima saya…” ucapku dengan sedikit bergetar.

Berdiri di hadapan dua puluh dua murid kelas XII IPA dan mengenalkan diri sebagai anak baru benar-benar membuatku gemetaran.

“Eny, duduklah di sebelah Edo.” Ucap bu imah yang menjadi wali kelasku.

Edo?? astaga… Bagaimana mungkin aku duduk di sebelah murid laki-laki??

Akhirnya aku menuruti apa yang di perintahkan bu Imah. Murid laki-laki yang bernama Edo itupun akhirnya berdiri dan tersenyum padaku saat aku sudah sampai di sebelahnya. Dia mengulurkan tangan sambil berkata

“Edo.”

Aku membalas uluran tangan itu dan tersenyum padanya. “Eny..” ucapku.

“Kita akan jadi teman baik.” Dia berkata sambil tersenyum tulus.

“Ya… tentu saja.” Kataku lagi.

Edo kemudian mempersilahkanku duduk. Dan aku pun akhirnya duduk nyaman di sebelahnya..

****

Itulah awal mula aku bertemu dengannya. Bertemu dengan lelaki yang sampai saat ini masih berada di hatiku…

Aku merasakan sebuah tangan menepuk bahuku. Saat aku menoleh kebelakang ternyata sosok tinggi suamiku sudah berada di sana.

“Amel sudah bobok dek??” Tanya Mas Rangga yang sudah ku nikahi sejak dua tahun yang lalu.

Aku kembali menatap sosok mungil yang berada di dalam gendonganku. puteri kecilku.

“Sudah mas..” jawabku.

“Cepat tidurkan, dan ayo ku temani makan, kamu belum makan malam dek..”

Aku tersenyum. Mas Rangga memang sangat perhatian padaku. Dan aku sangat menyayanginya. Akhirnya aku bangkit dan menidurkan Amel di boks bayinya. Lalu mengikuti mas Rangga menuju ruang makan dan makan malam bersamanya.

Aku menatap punggung lebar mas Rangga sambil berkata dalam hati ‘Maafkan aku mas… Aku belum dapat memberikan semua hatiku untukmu… maaf…’

-TBC-

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Missing Him – Prolog

  1. Cinta emng gk bsa di paksakan,,,terikat dgn sbuah pernikahan blm tntu hati qt terikat pd pasangan qt trsbut…
    Krna qu sndri prnah merasakannya hehehehe
    Fightinggggggg

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s