romantis

Love In The Dream – Chapter 6 (Bidadariku..)

LITD2Love In The Dream

Chapter 6

-Bidadariku..-

Brandon tak menghentikan senyumannya setelah mengantar Alisha pulang. Hatinya berbunga-bunga mengingat kejadian demi kejadian yang dia lalui bersama Alisha tadi. Brandon merasa dirinya Hidup kembali, Merasa dirinya menemukan Udara yang mampu membuatnya selalu bernafas dan Hidup.

‘Alisha… Angelku…’ lagi-lagi Saat memikirkan nama tersebut membuat Brandon tersenyum sendiri seperti orang Gila.
Sampai dirumah, Brandon mendapati Nessa sang Mama sedang sibuk Memasak di dapur dengan beberapa pelayan.

“Sore Ma..” Sapa Brandon dengan wajah cerianya. “Aaron Mana Ma?? Kok sepi.” Brandon mengambil Air di gelas lalu menegaknya hingga tandas.

“Aaron Ngumpul sama teman SMAnya, Bulan depan dia kan balik lagi, jadi mungkin dia puas-puasin diri ngumpul sama temannya. Kamu Kok tumben sudah pulang.?”
“Aku nggak Ngantor Hari ini Ma..”
“Lohh Kenapa?”
“Bolos.” Brandon tersenyum menyeringai sedangkan Nessa hanya menggelengkan Kepalanya. “Oiya Ma… besok malam masak yang banyak, dan yang enak yaa..”
“Memangnya kenapa? Kamu mau ngajak teman makan disini.?”
“Bukan teman Ma.. tapi Calon istri.” Dan ya ampun… Entah sejak kapan Brandon yang sudah menjadi Lelaki dewasa wajahnya bisa memerah seperti saat ini.
“Calon istri? Kamu serius? Kezia Maksud kamu?”
“Ma.. Aku sama Kezia sudah putus. Ini Benar-benar Calon istriku Ma..”
Nessa memutar bola matanyaa tak percaya. Mana mungkin puteranya tersebut membawa calon istri sedangkan Nessa tau jika Hati Brandon sudah di penuhi dengan gadis dalam fantasinya tersebut. “Mama nggak percaya, Kamu kan cinta Mati sama Angel di mimpi kamu itu.”
Brandon tertawa. “hahhah Dia memang Angelku ma..”
“Apa??? Jadi Angel itu nyata??” Nessa terkejut dan membulatkan matanya.
Brandon tersenyum dan mengangguk. “Besok mama akan tau sendiri bagaimana Angel dalam Mimpiku Ma…”
Lalu Brandon mengecup singkat Pipi Mamanya dan berlari menaiki anak tangga menuju ke kamarnya. “Dasar anak bandel..” Gerutu Nessa sambil menggelengkan kepalanya. Semoga saja yang dibicarakan Brandon kali ini Benar. Sesungguhnya Nessa sedikit Khawatir dengan Brandon karena Hanya memikirkan Wanita dalam mimpinya tersebut. tapi jika wanita itu nyata, Nessa tentu akan sangat bahagia melihat sang Putera betemu dengan wanita impiannya.

***

Pagi ini, Alisha terbangun Karena ketukan Beruntun di pintu Kamarnya. Aiisshh siapa sih Orang yang pagi-pagi seperti ini membangunkannyaa? Apa Felly?? Jika Felly pasti dia langsung Masuk tanpa basa-basi ketuk pintu terlebih dahulu.
Dengan Enggan Alisha mencoba bangun, Matanya masih sangat berat untuk terbuka. Dengan Menyeret kakinya, Alisha membuka pintu Kamarnya dan sangat terkejut mendapati sosok Tinggi tegap berdiri tepat di hadapannya. Dia Brandon.
“Morning Girl..” Sapa Brandon membuat Alisha Gelagapan. Astaga… Alisha tak bera\ani membayangkaan bagaimana penampilannya saat ini.
“Ka. Kamu.. Kamu ngapain kesini pagi-pagi?”
“Pagi..?? ini sudah jam 10 siang al..”
“Bagiku ini masih pagi.” Gerutu Alisha.
“Aku mau ajak kamu kesuatu tempat.”
“Tapi..”
“Ku tunggu di luar. Lima menit kamu nggak Keluar, Aku akan kembali dan menyeretmu kemanapun Aku mau.” Lalu Brandon Pergi begitu saja meninggalkan Alisha yang masih ternganga karena ulahnya.
Satu Hal yang di akui Alisha saat ini tentang Brandon. Dia suka memaksa, dan juga suka cium sembarangan. Mencium?? Pipi Alisha Memerah saat mengingat Ciuman Mereka saat itu.. “Aisshh.. Apa sihh yang kupikirkan..” Gerutu alisha pada dirinya sendiri sabil memukul kepalanya sendiri.

***

Brandon menghentikan Mobilnya di depan sebuah Butik mewah. Alisha mengernyit, Kenapa Brandon menghentikan mobilnya di sini??
“Kenapa??” tanya Brandon saat menatap Alisha yang penuh tanya.
“Kok kita berhenti disini?”
Brandon tersenyum penuh arti. “Aku mau merubah Bebek Jelek menjadi Angsa Cantik.”
“Ohhh Jadi menurut kamu aku Bebek jelek gitu?”
Brandon tertawa melihat keketusan Alisha. “Ayolah Al.. Ini demi Kakak kamu, Kakak kamu pasti nggak mau bertemu dengan Mama dengan penampilan seperti ini.”
Alisha menatap dirinya sendiri. Yaa benar, Celana ketat penuh dengan robekan dan juga T-shirt bukanlah Style kakaknya, apalagi ini kan untuk bertemu dengan sang Calon mertua.
“Oke Kamu menang, Ini demi Kak Nisha.” Gerutu Alisha.
“Oke, Sekarang ayo kita Masuk, aku kenalin kamu sama Tante Shasha, teman Mama.” Ajak Brandon kemudian.
Brandon mengajak Alisha masu kedalam butik tersebut. Astaga.. butik yang sangat mewah, berbagai macam baju model apapun ada disini, mulai dari baju santai hingga gaun pengantin. Alisha ternganga mendapati baju-baju Feminim untuk wanita yang terjejer Rapi tersebut.
“Ini Butik Tante Shasha, teman Mama. Orangnya cantik dan baik, kamu pasti suka dan nyaman dengannya.” Jelas Brandon.
“Halo Brand.. Wah.. lama nggak kesini,” Kata seorang wanita yang menghampirinya. Wanita yang sangat cantik pada usianya. Wanita tersebut lantas memeluk Brandon dengan akrabnya. “Loh.. kamu bawa siapa?” Tanya Wanita tersebut yang sedikit terkejut dengan Alisha di sebelah Brandon.
“Tante, Ini Alisha, Calon istriku, Al, ini Tante Shasha teman Mama.”
Alisha sedikit terkejut saat Brandon mengenalkan drinya sebagai Alisha bukan Anisha Kakaknya, tapi tentu saja keterkejutan itu disimpan alisha hingga nanti dirinya minta penjelasan dari Brandon.
“Wahh.. Cantik yaa calon istrinya.” Kata Shasha sambil menjabat tangan Alisha dan memandangi alisha dari ujung rambut hingga ujung kakinya. Sedangkan Alisha Hanya bisa tersenyum canggung.
“Tante, aku mau ngenalin Dia ke Mama, Tante bisa bantu kan?”
“Bisa.. Ayo ajak dia masuk.” Shasha akhirnya menggiring Brandon dan Alisha masuk kesebuah Ruangan. “Bella.. Ada Kak Brandon, Ayoo sini dulu.” Kata Shasha pada seorang Gadis cantik yang sedang duduk Malas-malasan sambil membaca majalahnya.
“Hai Kak, lama nggak ketemu.” Kata Gadis bernama Bella tersebut yang menurut Alisha terlihat sedikit jutek dan judes.
“Haii… Aku sibuk. Main kerumah Gih, Aaron dirumah Loh..” goda Brandon.
“Iiihh Malas.” Lalu tanpa sopan santun Bellapun meninggalkan Brandon Alisha dan mamanya yang ternganga melihat tingkahnya.
“Hehhehe anak itu memang seperti itu, nggak usah di ambil pusing yaa.” Kata Shasha pada Brandon dan Alisha.
“Dia Masih Jutek. Nggak berubah.” Kata Brandon sambil tertawa.

***

Alisha benar-benar tak menyanga jika dirinya akan di olah sedemikian Rupa oleh Tante Shasha tersebut. untuk pertama kalinya, Alisha mengenakan Rok Kembali setelah beberapa tahun yang lalu.. Wajahnyapun dihias, rambutnya sedikit di sanggul mengingatkan Alisha pada Malam itu… Malam dimana Dirinya akan melakukan Tari Balet untuk sebuah Audisi. Malaam dimana dirinya Gagal untuk membuktika pada orang tuanya dan berakhir menjadi Pecundang yang kehilangan semuanya.
“Ada yang kamu pikirkan?” Tanya Shasha yang masih mengolah rambut alisha.
“Tidak Tante.”
“Kamu kenal Brandon dari mana? Setau tante, Brandon nggak mudah dekat sama perempuan.”
“Eemm ceritanya panjang tante.”
“Apa mungkin kamu wanita yang selama ini di mimpikannya?” Tanya Shasha membuat Alisha sedikit terkejut.
“Tante tau Cerita tentang mimpinya itu??” Tanya Alisha penasaran.
“Tentu saja, Kami semua orang di dekatnya sangat penasaran dengan Sosok Angel itu. Bagaimana mungkin dia membatalkan pertunangannya dengan Tunangan sempurnanya itu Hanya karena Wanita yang di kenalnya di dalam mimpi.” Shasha sedikit tersenyum saat mengingat Kekonyolan Brandon. “Tapi jika Angel itu cantik seperti kamu, Mungkin Pilihan Brandon tepat.” Lanjut Shasha lagi.
Alisha Mangut-mangut, ohh jadi semua orang tau tentang mimpi aneh Brandon tersebut?? entah kenapa alisha jadi penasaran dengan apa yang dimimpikan Brandon saat itu.
“Sudah siap.” Kata Shasha sedikit mengejutkan Alisha. “Brand.. Alisha Sudah siap.” Kata Shasha lagi.
Brandon Lalu berjalan menuju Tempat Alisha di dandani. Brandon ternganga, terkesima Mendapati Pantulan Wajah Alisha Dari kaca di hadapannya.
‘Angell…’ Lirih Brandon dalam Hati. Sungguh Alisha saat ini benar-benar menjadi Sosok angel dalam mimpinya.
Sedangkan Alisha sedikit Risih mendapati tatapan Brandon dari Kaca di hadapannya. Saat ini Brandon masih di belakangnya tapi tatapan itu benar-benar mempegaruhinya. Astaga…. Alisha benar-benar merasa gugup.
“Tante tinggal Dulu ya…” Kata Shasha menepuk Bahu Brandon.
Alisha lalu berdiri Dan kemudian Menghadap Brandon dengan Wajah Merah padamnya. “Kenpa Ekspresimu seperti itu?? Apa aku masih seperti Bebek jelek?”
“Bidadari..”
“Apa??” Alisha tidak mengerti apa yang dikatakan Brandon.
“Kamu seperti Bidadari.” Kata Brandon masih belum ingin mengedipkan Matanya.
Alisha mendengus. “Huuhhh Kamu itu pinter banget Merayunya, Tapi Sorry Brand, Aku nggak gampang dirayu.”
Brandon tersenyum Miring. Brandon melangkahkan Kakinya mendekati Alisha,”Benarkah??” Tanyanya masih dengan mendekat, Sedangkan alisha Mudur menjauh.
“Te.. Tentu saja.”
“Wajahmu Merah padam.”
“hahhah Mana mungkin, ini Karena Blush on.”
Brandon tersenyum lagi. Kali ini tubuh mereka sudah sangat dekat dan hampir saling menempel. “Aku akan Menciummu Kalau Kamu nggak ngaku.”
“Aku nggak Takut..”
Lalu tanpa Basa Basi lagi Brandon menyambar Bibir Merah Alisha, Melumatnya penuh Gairah, sedangkan Alisha pun membalasnya Seakan tak ingin kalah dengan permainan Brandon.
Brandon Menarik tubuh Alisha hingga tubuh mereka Menempel sempurna, Alisha bahkan merasakan Sesuatu berdenyut yang menempel pada perut Bawahnya. Ahhh Sial.. !! lelaki ini sangat Bergairah. Pikir Alisha masih dengan membalas setiap Lumatan Panas dari bibir Brandon.
“Astaga Brandon…” Suara Shasha menghentikan Aktifitas mereka berdua.
Dengan nafas tersenggal-senggal Keduanya menjauh dan saling memperbaiki panampilan Masing-masing yang sedikit berantakan.
“Apa kamu nggaak bia menahannya sampai nanti malam?? Coba lihat, Dandannanya berantakan lagi, Ya ampun…” Shasha sedikit mengomel tapi tak bisa menyembunyikan tawa gelinya saat melihat dua sejoli yang sudah sama-sama memerah tersebut.
“Maaf tante.” Brandon Tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Sana Keluar, biar Tante baikin Lagi.”
Akhirnya Brandon Keluar dan kembali menunggu Alisha Lagi. Ahhh sial…!!! Harusnya kamu bisa menahan Diri Brand… Gerutu Brandon dalam Hati.

***

Jam Empat Sore, Brandon baru sampai di Mansionnya. Alisha Masih duduk dengan tenang di sebelahnya, kedua-duanya entah kenapa merasa Canggung satu sama lain setelah ciuman panas yang dilakukan Mereka tadi.
“Kita sudah sampai.” Kata Brandon kemudian. Sebenarnya Brandon sedikit kurang nyaman melihat kediaman Alisha yang tidak seperti biasanya. “Kamu.. Masih mikirin yang tadi?”
Alisha tersentak dengan pertanyaan Brandon. Yaa Ampun.. tentu saja masih Brand… Bagaimana mungkin dirinya melupakan Ciuman panas yang membuatnya Basah seketika itu juga??
“Enggak Lah.. Itu sudah biasa.” Jawab Alisha berbohong, Alisha berusaha terlihat sebiasa mungkin.
“Sudah Biasa?? Maksud Kamu??”
“Ya biasa, jadi nggak usah dipikirin Lagi. Bukan kah kamu bilang Kalau Kamu hanya mencium wanita yang kamu Cintai di keningnya?? So, Jika kamu masih mencium di bibir itu masih wajar.” Kali ini Nada bicara Alisha sedikit meninggi.
Brandon Tersenyum. “Apa Kamu ingin Aku mencium Di keningmu??”
“Apa?? Kamu ngarang??? Tentu saja Enggak. Berapa kali aku bilang, kamu bukan Typeku Brand.”
“OH yaa…?? Lalu seperti apa Type Lelaki idamanmu?? Bad Boy?? Apa aku masih kurang Bad Boy menurutmu??”
“Heemmm… Nanti aku akan memberi taumu bagaimana lelaki idamanku.”
Brandon mengangguk pasti. ‘Apapun Al.. Bagaimanapun lelaki idamanmu, Akan kupastikan jika aku bisa menjadi seperti mereka bahkan lebih baik lagi.’ Tekat Brandon dalam hati.

Akhirnya Brandon mengajak Alisha masuk kedalam Mansionnya. Disana sudah Ada nessa yang menyambut dengan sangat ramah. Alisha lagi-lagi mengernyit saat Brandon mengenalkannya sebagai Alisha, Bukan Anisha Kakaknya.
“Kamu Gila ya.. bagaimana mungkin kamu ngenalin aku sebagai diriku sendiri??” Tanya Alisha kepada Brandon setelah Nessa meninggalkan mereka berdua yang kini berada di taman belakang dekat kolam renang.
“Sebenarnya Mama dan semua keluargaku belum mengenal Anisha, Jadi nggaak apa-apa dong kalau aku kenalkan Kamu sebagai diri kamu sendiri.”
“Yaa tapi kamu kan nikahnya nanti sama Kak Nisha Brand..”
“Itu bisa di atur nanti.”
“Kok bisa di atur sih… Kamu Aneh.”
“Well.. ternyata Abang Gue bawa cewek kerumah.” Suara jail di belakang Alisha membuat Alisha menoleh kebelakang.
“Al… Dia Aaron, Adikku.” Brandon mengenalkan Alisha dengan Aaron.
“Aaron.. Jadi kamu Adik Brandon??” Tanya Alisha sedikit terkejut. Brandonpun juga terkejut tak menyangka jika Alisha mengenal Aaron. Sedangkan Aaron nampak mengamati Alisha lebih tajam lagi.
“Shitt..!!! Kamu Alisha Yang tadi malam..??” tanya Aaron nampak tak percaya.
“Yaa tentu saja.” Jawab Alisha dengan senyuman semeringahnya. Keduanya lalu sama-sama saling bersalaman. Alisha benar-benar tak menyagka jika akan bertemu dengan lelaki yang menolongnya tadi malam disini sebagai adik Brandon. Sedangkan Aaron juga tampak tak menyangka jika Alisha, wanita biasa pengantar minuman yang di temuinya tadi malam disebuah Pub Mampu berubah menjadi sosok bidadari di hadapannya.
“Kalian saling kenal?” Tanya Brandon sedikit Kesal karena merasa tidak di hiraukan.
“Yes Brand.. Dia wanita Seksi di pub yang kutemui tadi malam. Temanku suka sama dia, dan tadi malam dia ada sebuah insiden dan aku menolongnya.” Jelas Aaron. “Sungguh, Aku nggak nyangka akan ketemu sama kamu di rumahku dalam keadaan seperti ini. kamu cantik.” Kata Aaron lagi kali ini sambil menatap Alisha.
Brandon menatap Alisha yang terlihat menunduk dan tersipu-sipu seperti saat ini. dan itu membuat Brandon tidak suka. Diraihnya pinggang Alisha penuh dengan Rasa Posesif. “Aaron, Alisha ini tunanganku. Jadi jaga sikap kamu.”
Alisha sedikit tersentak dengan pengakuan Brandon, Alisha bahkan sedikit mencoba melepaskan Diri dari Brandon.
“Jadi kalian tunangan??”
“Ya… Bukan begitu sayang?” Brandon mendekatkan bibirnya di telinga Alisha. Sedangkan Alisha membulatkan matanya kepada Brandon, menatap Brandon dengan tatapan ‘Lepaskan atau ku injak Kakimu.’ Tapi Brandon masih tak menghiraukannya, dia malah semakin mempererat rangkulannya.
“heiii… ayoo di aja Masuk, Papa sudah datang.” Kata Nessa yang memanggil para puteranya untuk masuk kedalam rumah.
“Oke Momm..” Kata Aaron kemudian. “Ayo masuk dulu Al.” Ajak Aaron. Lalu Aaron melesat masuk kedalam rumah meninggalkan Brandon dan Alisha.
Secepat kilat Alisha menginjak keras-keras kaki Brandon dengan Heels nya. Membuat Brandon meringis kesakitan sambil terpincang-pincang memegangi kakinya.
“Kamu Ngapain sih..”
“Kamu tuh yang ngapain, Ingat Yaa Brand, Kita Cuma pura-pura.”
“Tapi aku nggak suka lihat dia mandang kamu kayak Gitu.”
“Heloo.. aku yang dipandang saja nggak keberatan, Kenapa kamu Marah..” kata Alisha kemudian. “Lagian Brand, bukankah kamu ingin tau seperti apa Lelaki idamanku? Yaa… lelaki idamanku seperti Aaron Adik kamu.” Kata Alisha lagi sambil meninggalkan Brandon yang membulatkan matanya. Tak percaya jika Alisha berkata seperti itu.
Aaron..??? Lelaki idamannya seperti Aaron..?? Bagaimana mungkin?? Bagaimana bisa?? Aaron memang bandel dan terkesan seperti Bad Boy, Tapi.. astaga.. bagaimanapun juga Brandon tidak akan pernah bisa menjadi seperti Aaron. Adiknya itu memiliki keistimewaan tersediri dari pada dirinya, Begitu pula dengan Aaron, Aaron juga tak akan bisa menjadi seperti dirinya. Kedua-duanya memiliki keistimewaan tersendiri.
Sedangkan Alisha meninggalkan Brandon dengan senyuman diwajahnya. ‘Kita impas Brand.. Kemarin kamu membuatku kesal karena melihatmu dengan Kak Nisha, maka tidak ada salahnya bukan jika aku membuatmu kesal dengan kedekatanku dan adikmu??’ Pikir Alisha dalam Hati tanpa bisa menghilangkan senyuman di wajahnya.

-TBC-

Advertisements

5 thoughts on “Love In The Dream – Chapter 6 (Bidadariku..)

  1. persaingan perasaan nich ceritanya
    saling membuat cemburu dan saling unjuk kehebatan diri
    semoga gk ada kesalahpahaman dikemudian hari nanti

    ehmm aku lebih suka cover cerita yang ini dibanding yang satunya lagi

    Like

  2. Jiahh jadi nya aiisha ngomong gitu karena pengen bales dendam? Hahaha

    Ok mereka semakin hot aja hahaha…

    Tingkah laku mereka unik..
    Brandon bener2 gigih bgt ya.. Kerenn dehh…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s