Novel Online · romantis

My Everything (Novel Online) – Epilog

mecover1My Everything

#Epilog

 

 

Tiga bulan kemudian…
Aku keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan handuk dan Rambut yang masih basah, Shasha pasti akan mengomel jika melihatku saat ini karena aku sudah membasahi karpet Hello kittynya dengan rambut basahku. Hahha biarlah… aku sangat suka saat melihatnya mengomel.
Tiga bulan pernikahan kami benar-benar sangat membahagiakan, jika tau menikah akan seperti ini aku akan Menikah sejak dulu. Bagaimana tidak, Setiap saat Shasha selalu menghubungiku, menanyakan keadaanku, setiap pagi selalu mebantuku menyiapkan diri keekantor, setiap sore selalu menyambutku, dan Setiap malam selalu bercumbu mesrah layaknya pasangan muda yang di buai asmara –Walau tak setiap malam berakhir dengan bercinta-.
Kehidupanku benar-benar sangat berubah 180 derajat. Jika dulu dalam pikiranku hanya main, bercinta, main, dan Bercinta, maka kini dalam otakku hanya Kerja dan pulang menemui istri cantikku. Beginikah yang dirasakan Dhanni dan Renno..?? Ahhh sialan..!!! Mau tak mau aku harus mengakui jika aku saat ini sama Bodoh dan lembeknya dengan Mereka.
Mengingat nama Renno, aku jadi teringat tentang kejadian beberapa saat yang lalu. Ketika aku dan Shasha mengabarkan kehamilannya untuk pertama kali. Ekspresi Renno saat itu benar-benar sangat lucu, dia menatapku dengan tatapan ‘Sialan..!!! Gue Kecolongan’ dan aku benar-benar tak dapat menahan tawaku saat itu. Hubungan kami semaakin membaik, meski tak ada rasa canggung atau hormat sebagai Saudara, Aku suka itu. Renno sudah sepenuhnya percaya padaku, percaya jika aku benar-benar mencintai adiknya.
Zoya..? tak ada kabar lagi darinya, dan akupun tak mau lagi mendengar kabar darinya atau dari wanita lain mantan kekasihku dulu. Shasha saat ini menjadi wanita pencemburu dan sedikit Rewel, aku tau itu karena kehamilannya, makanya aku tak mau mengambil Resiko dia ngambek karena mengetahui aku masih berhubungan dengan wanita lain.
Seperti yang pernah kukatakan sebelumnya, sejak setahun yang lalu, Aku sudah berhenti menjadi Fotografer, tapi tentu saja aku masih sering membawa kamera meski itu hanya untuk Memotret Shasha yang masih tidur pulas atau memotret kemesraan kami untuk koleksi pribadi.
Perubahan sekarang juga terjadi pada Kamarku. Kamar yang saat ini kutinggali adalah kamarku di rumah Mama, yaa.. aku tinggal di rumah Mama. Keseluruhan warnanya menjadi warna Pink, mulai dari karpet, selimut, Sarung bantal, BedCover, hingga Gorden semuanya berwarna Pink. Aku tak bisa menolaknya karena entah kenapa jika Shasha yang meminta maka aku hanya akan mengangguk dan Takhluk dengan permohonannya. Sial..!!
Masalah Masakan.. Dia masih belum bisa memasak. Masakannya masih aneh. Tapi mama dengan sabar mau mengajarinya untuk memasak, dan aku tau suatu saat nanti dia akan menjadi Istri dan ibu yang sempurna untukku dan anak kami.
Aku meelihat pintu kamar kami di buka menampilkan sossok cantik dengan perut besarnya masuk membawa beberapa barang dari luar.
“Heii apa yang kamu lakukan..? kenapa nggak minta baantuan aku.?” Kataku menghampirinya sambil membawa barang tersebut.
“Kamu saja belum pakek baju Mas, mau bantuin dari mana..? dan ya tuhan… ini sudah jam delapan, kita akan telat nanti.” Dia mulai mengomel.
Saat dia hendak meninggalkanku, aku memeluknya dari belakang. “Kita nggak usah ikut yaa… dirumah saja.”
Dia melepas paksa pelukanku lalu menghadap kearahku. “Kita harus tetap ikut, aku mau piknik Mas.. Sumpek di rumah terus.”
“Tapi aku kasihan sama dia.” Kataku sambil mengusap perut buncitnya.
“Ini permintaan dia, pokoknya kita harus ikut Piknik, titik.” Katanya dengan bibir mengerucut.
Dan aku tak bisa menahannya lagi. Kusambar bibir itu, melumatnya hingga dia terengah-engah. Masalah gairah, jangan ditanya lagi. Kami akan selalu bergairah jika hanya berduaan meski lagi-lagi tak berakhir dengan bercinta. Sial..!!! namun kali ini sepertinya berbeda. Aku menginginkannya saat ini juga, dan dia tak boleh menolak.
Kulepaskan pangutanku dan berbisik di telinganya. “Aku ingin kamu menaikiku saat ini juga.” Dia terlihat sangat terkejut dengan ucapan sensualku, tapi sebelum dia berbicara dengan cerewet lagi aku kembali memangut bibir Seksinya, mencumbunya hingga dia tak mampu menolak permintaanku tersebut.
***
Siang ini kami berada di sebuah taman yang rindang dengan banyak pepohonan dan juga lengkap dengan Danau buatanya. Sejuk dan sangat sejuk. Apa lagi ditemani dengan orang-orang yang kita sayangi.
Disebelah kiri aku melihat Dhanni yang sedang sibuk bermain Bola dengan Jagoan pertamanya, Brandon Revaldi, sedangkan istrinya Nessa, sedang asying menggendong Jagoan kedua Mereka Aaron Revaldi.
Didepaanku, Di jalan setapak dekat Danau, aku melihat Renno sedang mengajari Jagoannya Reynald Handoyo untuk berlari-lari kecil. Reynald Memang sudah bisa berjalan tapi masih sedikit tertatih-tatih. Sedangkan Allea istrinya sibuk menyiapkan makan siang kami. Yaaa… Allea memang bisa diandalkan, dia pandai memasak.
Sedangkan aku sendiri, Ya tuhan… saat ini aku sudah menjadi seorang budak karena sedang memijat betis istriku yang berperut buncit. Dia berdalih, katanya Aktifitas kami tadi pagi sebelum Piknik membuat kakinya pegal. Dan aku hanya bisa menurutinya. Sungguh, aku benar-benar berubah menjadi lelaki Bodoh saat di hadapannya. Sesekali aku mengusap Perutnya, membuat putri kami menendang-nendang. Putri..?? Yaa.. ternyata Anak pertamaku kemungkinan besar adalah seorang Putri. Dan aku bertekat akan menjadikannya Putri terkuat melebihi jagoan-jagoan Dhanni dan Renno.
Aku Sangat bahagia….
Melihat Akhir seperti ini benar-benar membahagiakan untukku. Berkumpul dengan sahabat-sahabatku, berbahagia dengaan orang-orang yang kami sayangi, adalah Hal yang sangat harus di syukuri meski sebenarnya kami tak pernah bersyukur dengan keadaan kami.
Aku tau… Aku Dhanni dan Renno adalah lelaki Brengsek yang tak pantas bersanding dengan malaikat-malaikat kami saat ini. Kami masih banyak memiliki kekurangan mengingat kami bukan lelaki baik-baik. Tapi aku yakin jika Kami akan berubah, kekurangan kami akan tertutupi dengan kelebihan Wanita kami. Karena pada dasarnya tak ada manusia yang sempurna, kita hidup saling berpasangan untuk melengkapi dan menyempurnakan pasangan kita. Itulah yang terjadi denganku Dhanni dan Renno saat ini.
Cinta saat ini bukan menjadi ‘Zona Bahaya’ Bagi kami, kami sekarang menyebutnya sebagai ‘Zona Bahagia’ karena kami bahagia dengan Cinta yang berada di sisi kami saat ini.

 

******

 

Huaaa…. Akhirnya lunas juga nihhh janjiku untuk menyelesaikan Trilogi ini.. Hufft… #NgelapKeringat Cukup panjang yaa perjalanan Dhanni Renno daan Ramma.  Ooo iyaa untuk yang Nungguin My Everything di Playstore, maaf banget yaa… My Everything nggak akan ada Di Playstore karenaa Genrenya Erotis, dan aku akan membuat Versi buku novelnya mulai dari Dhanni Renno dan Ramma.. jadi yang berminat bisa Pesan di aku nanti yaaa (Add fbku atau Like Halaman Fb Dengan Nama Mamabelladraamalovers – Zenny Arieffka )…. hehehe

   10553363_1240602369289643_5792808083769134030_n  Nahhh untuk yang disebelah ini aku kan belum cerita siapa mereka, Merekaa adalah Brandon (Anak Dhanni) Reynald (Anak Renno) dan Aaron (Anak kedua Dhanni). Semogaa aku masih punya banyak waktu penjaang supaya bisa mnyelesaikan kisah mereka. OOppss untuk anak Ramma sendiri tenang.. pasti ada kok… hheheheh. Tapi tentunya nunggu PSWM sama MBE selesai dulu yaaa.. biar yang baca dn yang nulis nggaak pusing 7 keliling.. hahahahha okkk terima kasih banyakk udah mau mampir ke blog ini.. See You Next Story… #KissHugFromAuthor

https://bronzeaid-a.akamaihd.net/BronzeAid/cr?t=BLFF&g=9e33cc87-030f-472d-a74a-348db3f1f264

Advertisements

8 thoughts on “My Everything (Novel Online) – Epilog

  1. wahh akhirnya tntas juga ceritax ramma.. *kisshugauthornya hehehehe..mamabell klu bs bkin crta antara pria n wnita yg sm2 pewaris dong tpi yg dingin itu cwenya.. biar imbang gitu.. he he *justadvice

    Like

  2. huwaaaa udah ending ya ihhhh hidup mereka semua udaa bahagia banget
    lengkap dengan pasangan yang seperti bidadari dan anak” yang lucu dan manis
    next ada kisah anak” mereka ketika dewasa
    moga para pria” manis ini gk nurunin sifat dan sikap para daddy mereka yang playboy ya
    atau mungkin malahan anak ramma nanti jadi salah satu rebutan diantara ketiga cowok itu
    makin gk sabar ini saengi
    novline yang lain juga ditunggu kok

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s