Novel Online · romantis

Because It’s You (Novel Online) – Chapter 1

rennoallea

Because It’s You

NB ; Hanya ingin tau ada yang tertarik nggak sihh dengan kisah ini…?? heheheh Karena ini Chapter pertama.. Author gk bisa ngomong apa2… untuk komentar terserah pembaca aja dehh…  Happy Reading…

 

 

Chapter  1

“Lo kayaknya sibuk banget,” Kata Ramma yang tiba-tiba saja sudah berada di dalam Ruangan Renno.

“Sejak kapan Lo disitu..?”

“Dari tadi, Lo aja yang nggak pehatiin.” Jawab Ramma Cuek. “Renn, nanti malem ngumpul bareng yokk..” Ajak Ramma.

“Gue banyak kerjaan..”

“Astaga, Lo Kan Boss, lagian nanti gue bantu, Lo tenang aja..”

“Nggak, gue males keluar ama Lo lagi. Terakhir Gue keluar sama Lo Gue malah bangun di sebelah pembantu gue sendiri.”

“Brengsek  Lo Renn.. bisa-bisanya lo sebut dia pembantu.”

“Dia emang pembantu gue.” Jawab Renno dingin Dan Cuek.

“Sialan Lo..” Umpat Ramma, dia memang nggak suka dengan sifat Renno yang sekarang ini. Renno yang sekarang adalah Renno yang dingin dan pendiam. Kata-katanyapun selalu tajam. Semua itu dikarenakan patah hati yang ia alami 3 tahun yang lalu. Membuatnya menjadi sosok yang berbeda. Akhirnya Rammapun pergi meninggakan Renno.

“Lo mau kemana.?” Tanya Renno yang melihat Ramma sedang bergegas pergi.

“Gue pergi, males ngomong sama lo.” Jawab Ramma sambil meninggalkan Renno pergi begitu saja.

“Sial..!” Renno mengumpat ketika Ramma sudah meninggalkan ruangannya.

Renno memijit-mijit keningnya, kepalanya pusing. Akhir-akhir ini fikirannya sangat kacau. Jika 3 tahun belakangan ini fikirannya sangat kacau karena seorang Nessa Arriana, maka berbeda dengan 3 minggu terakhir ini.

Tiga minggu yang lalu Renno tak sengaja bertemu dengan Dhanni dan Nessa di depan sebuah Apotek. Mereka asyik berbincang seperti teman lama yang tak pernah bertemu, hingga pada akhirnya seorang wanita muda menabrak Nessa dari belakang hingga wanita tersebut jatuh dan obatnyapun berserahkan.

Renno ternganga ketika mendapati siapa yang tak sengaja menabrak Nessa tersebut. Dia adalah wanita itu… wanita yang tak sengaja dia tiduri malam itu ketika dia mabuk berat hingga tak sadar bahwa dia sedang bercinta dengan seorang perawan dan tanpa pengaman.

Renno benar-benar Merutuki kebodohannya saat itu, yanga paling dia hindari selama in adalah bercinta dengan perawan dan bercinta tanpa pengaman. Tapi karena keteledoranya dia melanggar semua pentangan itu. Apalagi dengan wanita yang diluar dugaannya, seorang wanita yang bekerja membersihkan Apartemen milik Ramma yang sedang ia pinjam.

Sekali lagi Renno memijit-mijit keningnya. Saat itu Wanita tersebut begitu terburu-buru apalagi ketika melihat Renno dihadapannya. Nessa yang saat itu membantu memunguti obat wanita tersebut bahkan sempat bertanya apakah wanita itu hamil atau tidak, karena wanita itu hanya membeli beberapa Vitamin Prenatal-Vitamin untuk ibu hamil- tapi bukannya menjawab wanita itu malah lari terbirit-birit.

“Astaga… apa benar wanita itu sedang hamil..? Apa itu anaku..? Shiit…!!! Bodoh.. Bodoh…” lagi-lagi renno menyumpahi dirinya sendiri.

**** 

 

Lagi-lagi Allea muntah ditengah-tengah pekerjaannya.

“Mbak… embak nggak apa-apa kan..? Aku bantu yaa mbak..” Tawar Nathasha, Gadis muda yang sangat baik terhadapnya saat bekerja.

Saat ini Allea sedang bekerja di sebuah Cafe, lagi-lagi dirinya hanya sebagai tukang bersih-bersih di Cafe tersebut. Karena memang dirinya tak mempunyai ijazah apapun kecuali ijazah SD dan SMP.

Allea besar di sebuah panti asuhan. Ketika umurnya mencapai 20 tahun dia sudah memutuskan untuk keluar dari panti asuhan dan belajar hidup mandiri. Sesekali dia mengunjungi ibu panti dan adik-adiknya. Berbekal pendidikan seadanya Alleapun bekerja seadanya, dari buruh cuci, pelayan di rumah makan, hingga yang terakhir dia harus menggantikan temannya untuk menjadi tukang bersih-bersih disebuah apartemen mewah. Tempatnya bertemu dengan Lelaki itu.

Allea sangat terluka saat mengingat kejadian itu, kejadian diamana mimpi buruknya baru dimulai ketika dengan tidak sadar majikannya bercinta dengannya karena mabuk berat.  Merenggut keperawanannya. Yaa meskipun lelaki itu melakukannya dengan sangat lembut namun hati allea tak bisa di pungkiri ketika tanpa sadar lelaki itu menyebut nama wanita lain saat bercinta dengannya.

 

FlashBack

Sudah hampir sebulan Allea menggantikan Tami -temannya- bekerja membersihkan sebuah apartemen mewah milik seseorang. Namun sekalipun Allea tak pernah bertemu dengan orang yang menempati apartemen tersebut, dia hanya tau jika apartemen tersebut adalah milik  Ramma Aditya, seorang CEO muda yang sukses membangun perusahaannya sendiri dari Nol, ditambah lagi hobbynya sebagai Fotografer membuatnya terkenal di kalangan artis. Dia tau karena dia pernah membaca kabar itu di koran.

Namun kata Tami, saat ini Mas Ramma –panggilan tami keada majikannya- tidak menempati apartemen tersebut karena Apartemen tersebut di pinjam oleh temannya. Yang sampai sekarangpun Allea tak tau siapa temannya Mas Ramma tersebut. Jika dilihat dari beberapa perabotan di kamar majikannya itu, terlihat jika yang menempati Apartemen tersebut adalah seorang Lelaki.

Allea tak pernah bertemu karena dia hanya membersihkan Apartemen itu pada siang hari, ketika Si pemilik Apartemen sedang di luar rumah. Namun mungkin hari itu adalah hari yang Sial baginya.

Ketika sedang membersihkan kamar Utama, Allea tak sadar jika dia sudah menjatuhkan hpnya. Dia baru tersadar jika kehilangan Hp saat dia sudah berada di dalam Cafe tempatnya bekerja paruh waktu saat ini sebagai tukang bersih-bersih. Akhirnya malam itu setelah pulang dari Cafe dia berniat mengambil Hpnya kembali, dia berdo’a Supaya teman Mas Ramma belum pulang supaya dia bisa leluasa untuk mencari hpnya tersebut.

Tapi Do’a tinggallah Do’a.. Saat Allea memeriksa kamar utama tiba-tiba sebuah lengan Kekar menarik pinggangnya, memeluknya dengan erat. Allea bergetar karena baru pertama kali ia di peluk oleh seorang lelaki apalagi seintim ini.

“Mas.. Maaf.. saya…”

“Biarkan aku memeluk kamu Ness… Aku kangen sama kamu…” racau lelaki tersebut. Allea baru tau jika lelaki tersebut sedang mabuk.

“Maaf  Mas.. saya Cuma..”

Allea belum sempat melanjutkan kata-katanya karena bibirnya sudah di bungkam oleh sesuatu yang lembut, basah dan panas.. Astaga.. apakah ini yang namanya berciuman..? tanya Allea dalam hati karena untuk ukuran wanita dewasa (27tahun) Allea benar-benar polos. Dia sama sekali belum pernah berpacaran apalagi berciuman, hidupnya hanya untuk bekerja, bekerja dan bekerja.

Allea memejamkan matanya, menikmati sentuhan dari lelaki tersebut, entah kenapa lelaki ini begitu memabukkan hingga Allea tak mampu untuk menolaknya. Sesekali Allea membuka matanya melihat ketampanan dari lelaki yang berada di hadapannya… amat sangat tampan… Wajahnya bagaikan pahatan-pahatan sempurna untuk seorang lelaki, Rahangnya begitu kokoh hingga terlihat sangat maskulin, sesekali Allea melihat lelaki itu tersenyum, senyum yang amat sangat mempesona. jantungnya berdegup tak menentu.. Perasaan apa ini..? Allea bertanya-tanya dalam hati. Tapi ia tak sempat memikirkan apa-apa lagi ketika Lelaki itu membawanya ketempat yang amat sangat indah.. tempat yang tak pernah Allea bayangkan selama ini…… Dia menikmatinya… menikmati bersama lelaki yang sama sekali tak di kenalnya… hingga menuju puncak kenikmatan tersebut…

 

“Mbak.. embak kenapa..? kok malah melamun..?” Tanya Natasha mengagetkan Allea.

“Ah.. enggak… aku Cuma kecapekan aja.” Jawab Allea..

“Mbak nanti biar di antar kakaku lagi yaa.. aku kasihan sama mbak..”

“Nggak usah Nat.. aku takut ngrepotin kamu.”

“enggak Mbak.. Mas Robby malah seneng kalau jemputin aku sama Mbak..”

Allea lalu menghela nafasnya. “Ya sudah, aku ikut kamu aja..”

 

*** 

 

Renno baru saja menyelesaikan Rapatnya. Dia mengehempaskan tubuhnya dengan kasar ke Sofa yang berada di dalam ruang kerjanya. Melonggarkan letak dasinya, ada raut frustasi di wajahnya. Sial.. bahkan ketika rapatpun dirinya masih saja memikirkan wanita itu.. wanita yang ditidurinya saat ia tak sadar.. Wanita yang menyita pikirannya beberapa minggu ini.. wanita yang secara tak sengaja membantunya melupakan Nessa… melupakan Nessa..? tidak, Dia tidak akan pernah melupakan Nessa…..

Tiba-tiba Renno merasa pintu Ruangannya dibuka tanpa permisi, siapa yang berani-beraninya membuka pintu Ruangan sang CEO tanpa mengetuknya terlebih dahulu..? dan pertanyaan itupun terjawab dengan kemunculan seorang wanita dengan pakaian rapi namun Sexy, dan tanpa permsi wanita itupun langsung melemparkan diri kedalam pangkuan Renno. Dia Maya, Sekertaris pribadi Renno yang sudah 2 bulan di pacarinya.

“Sayang,, kenapa Wajah kamu selalu kusut seperti ini..?”  tanya maya dengan nada lembut dan menggoda.

“Aku capek sayang..” Jawab Renno lembut juga.

“Emmm.. kalo gitu nanti malem aku nginep apartemen kamu yaa..”

“Tapi aku capek, Aku Cuma pengen istirahat..” jawab Renno malas-malas.

“Aku akan  merawat kamu..”

“Terserah kamu saja..” jawab Renno cuek.

Tiba-tiba hpnya berbunyi. Renno melihat ID Callnya ternyata itu Shasha… adik tersayangnya.

“Ada apa sayang..?” Tanya Renno lembut, membuat Maya yang berada di dalam pangkuannya menatapnya dengan tatapan tak sukanya. Yah… dengan reputasi buruk yang di dengar tentang Renno tentu saja Maya Tak Suka jika kenyataannya yang menelepon Renno saat ini adalah seorang wanita.

“Mas Renn Kapan pulang kerumah..?”

“Mas masih banyak kerjaan.. nanti juga pulang.”

“Aku kan pengen Mas Renn nganter jemput aku saat kerja..”

“Mas masih sibuk sayang.. nanti kalo udah nggak sibuk Mas pasti nganter jemput kamu.”  Dan setelah perkataan Renno itupun Maya langsung berdiri dengan Gusar. Dia sudah tak dapat lagi menahan rasa cemburunya. Rennopun menariknya kembali hingga duduk dipangkuannya lagi, lalu di cumbuinya Leher Maya membuat Maya luluh…

“Mas lagi ngapain sih..?? kok berisik amat..”

“Udah dulu ya Sha… Nanti mas hubungi kamu lagi..” Dan tanpa permisipun Renno langsung memutus sambungan teleponnya. “Kenapa sayang..? apa kamu cemburu..?” kali ini Renno bertanya kepada Maya tanpa menghentikan Cumbuannya.

“Jelas aku cemburu..” Maya mulai merajuk.

“Itu adikku sayang..” Jawab Renno santai. Dan Mayapun langsung di buat malu olehnya. “Kamu sudah memancingku, Aku menginginkannya sekarang.” Maya bukannya menolak dia malah tersenyum dengan bahagia.

Dan Merekapun akhirnya melakukannya di Sofa ruangan Kerja Renno. Bukan hal aneh atau baru buat mereka, karena mereka memang sering melakukannya di situ. Renno yang sekarang memang benar-benar berbeda, dia sudah hampir seperti Ramma yang kemana-mana selalu sedia Kondom Didalam Saku celananya. Bedanya, Renno hanya akan meniduri Wanita yang sudah menjadi pacar atau kekasihnya, sedangkan Ramma,, Hampir seluruh populasi wanita di jakarta pernah di tidurinya.

 

*** 

“Kenapa Nat..? kok kamu kelihatan murung..?” tanya Allea saat menghampiri Natasha yang sedang duduk murung di depan Cafe tempat mereka bekerja. Saat ini memang sudah jam pulang dan mereka sedang menunggu jemputan dari Robby.

“Kakakku mbak… Dia nggak pernah pulang kerumah..” Natasha bercerita dengan galau.

“Loh… yang penting kan kamu ketemu terus sama dia, lagian ini nanti dia kan mau jemput kamu.” Jawab allea yang masih nggak nyambung.

“Bukan Mas Robby Mbak… Mas Robby emang Kakakku, tapi Cuma kakak Sepupu. Ini Kakak Kandungku, Mas Renno..”

“Ohhh.. jadi kamu punya kakak lain selain Mas Robby..?”

Natasha Hanya menganguk. “Aku pengen dia antar jemput aku mbak… aku pengen dia tau kalo aku sudah nggak manja lagi kayak dulu, dan sudah bisa cari uang sendiri.”

“Mungkin Mas Renno sedang sibuk..”

“Dia memang sedang menghindari kami mbak…” Jawab Natasha Lirih.

“Lohh kok bisa..?”

“Dia menjadi Lelaki brengsek saat putus dengan sepupu kami, dan sekarang dia jadi lelaki yang super Brengsek setelah putus dengan Wanita yang dinikahi sahhabat karibnya sendiri..”

“Astaga… kenapa bisa seperti itu..?”

“Aku juga nggak tau mbak.. Padahal sebenernya Mas Renno orangnya baik… tapi sekarang jadi jauhin Kami gara-gara Sikap buruknya yang membuat Papa pengen jodohin dia, Akhirnya dia lebih memilih hidup bebas sendiri.”

Allea hanya mengangguk-angguk mencoba memaahami masalah Keluarga Natasha. “Mbak Sendiri gimana..? Apa Ayahnya si Babby udah pulang..? tubuh mbak makin lemah, harusnya mbak jangan kerja dulu..”

Allea menghangat saat mendapatkan perhatian dari Natasha,,, Andai saja ayah bayi ini yang memperhatikannya. Tak bisa di pungkiri jika Allea sangat mengharapkan Ayah dari bayi yang di kandungnya, Namun bagi allea semuanya hanya mimpi, bagaikan pungguk yang merindukan bulan.. lagi pula sudah jelas jika si ayah tak pernah menginginkan hubungan itu terjadi apalagi sampai menghasilkan seorang bayi.. Allea masih ingat dengan Jelas bagaimana pagi itu ia lalui.. pagi yang benar-benar membuatnya hancur berkeping-keping setelah semalaman terbang keawan…

 

Allea membuka matanya namun belum berani meenggerakkan tubuhnya yang sedang dipeluk erat oleh lelaki yang berada di hadapannya… Takut kalau-kalau membangunkan lelaki tersebut. Akhirnya Allea hanya bisa diam membatu sambil mengagumi ketampanan dari lelaki yang berada di hadapannya. Amat sangat tampan.. Alisnya tebal, hidungnya mancung.. kulitnya putih bersih… dan bibirnya.. ohh bibir yang mencumbuinya semalaman… benar-benar menggoda..

Allea memerah hanya karena mengingat percintaan panas pertamanya dengan lelaki yang sampai detik ini pun belum diketahui siapa namanya… Allea menggosok-nggosok pipinya dengan kedua tangannya karena merasakan pipinya mulai memanas karena gugup. Tiba-tiba lelaki dihadapannya menggeliat dan mulai sedikit demi sedikit membuka matanya…

Yang Allea lihat dari ekspresi lelaki itu adalah kesannya yang sangat terkejut. “Kamu… Kamu siapa.. Kenapa kamu bisa…” tanya lelaki itu sedikit terpatah-patah dan sedikit menjauhkan diri.

“Emmm saya… Saya yang membersihkan Apartemen ini setiap siang, tadi malam saya kembali lagi untuk mencari hp saya yang tertinggal.. tapi… sebelum saya menemukan… Mas sudah….”

“APA..???” teriakan lelaki itu sontak membuat Allea sedikit kaget. “Jadi kamu pembantu disini..? Dan aku.. Aku bercinta sama Pembantu…???”perkataan Lelaki itu sedikit mengiris perasaan Allea. “Siall…!!!” Lelaki itu lanjut mengumpat.

Allea hanya diam menunduk… dia benar-benar merasa sangat hina seakan-akan dirinyalah yang bersalah. Sedangkan lelaki itu Langsung mengenakan Celana Boxernya. Lalu bergegas mengelilingi ruangan mencari cari sesuatu, dan itu sedikit membuat Allea bingung.

“Siall…!!! Pengaman… Apa tadi malam aku pakek Pengaman..?” Tanya Lelaki itu pada Allea dengan sedikit kesal.

Dengan polosnya Allea hanya menggeleng tak tau.. Allea benar-benar tak tau apa yang dimaksud lelaki tersebut. Tapi jika yang di maksud lelaki tersebut adalah Kondom harusnya allea tau jika Lelaki tersebut tak menggunakannya tadi malam.

“Shiiittt…!!! Stupidd… Shiitt.. Shiitt…!!!” Lelaki itu terdengar sangat marah, Sangat Frustasi hingga mengucapkan Sumpah serapahnya berkali-kali sambil mengacak-acak rambutnya.Tiba-tiba Lelaki  tersebut bergegas kearah Meja Kerja yang berada di ujung Kamar tersebut. Dia mengambil sebuah Bolpoin dan beberapa lembar Kertas Kecil lalu melemparnya dengan kasar kearah Allea…

“Tulis.. berapapun yang kamu mau… tapi setelah itu angkat kaki Dari sini dan Jangan pernah muncul dihadapanku lagi…” Kata Lelaki itu dengan dingin Hingga Allea merasakan tubuhnya menggigil….

___TBC___

Next Chapter

Ps. Hehehhehe gimana..?? serasa nonton sinetron kan..?? hahhaa yang suka silahkan tinggalkan koment atau Vote, yang nggak suka klik Back aja.. hehehehhe

 

 

Advertisements

20 thoughts on “Because It’s You (Novel Online) – Chapter 1

  1. aq new reader disni,, aq tdi baca novel onlin eyg judulnya lady killer trus pas di akhr ada cerita tentang reno aq cari” ternyta ada ,, izin baca ya kak,,, certa.a keren,, good job daebak… 😀

    Like

  2. Aku pembaca baru di blog ini. Aku pernah baca cerita the killer lady di e-book, dan aku suka banget. Akhirnya bisa baca versi renno nya.
    Gak nyangka ni renno, abis patah hati dari nessa malah nidurin cewek lugu asisten apartemennya ramma.

    Like

  3. Akhirnya Aku menemukanmu chingu…Suka banget sama karya2nya zenny arieffka.
    Pertama baca lady killer di oryzae.mmg nunggu banget cerita renno Ini.dan baru ketemu sekarang.awalnya aja udah kereeen begini.kasihan banget allea jadi pengen nangis deh.sabar yaa allea T_T

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s