romantis

Faithful For Love – Chapter 1

ujiihiu87wuhsjhnqspagegsyd

Faithful For Love

 

Chapter 1

Youngji POV

Jika waktu di putar kembali, aku tak kan pernah ingin berdiri di sini, di kampus ini dengan segala kekuranganku dan segala ketidak percayaan diriku. Namaku Heo Youngji, Aku mahasiswi semester 2 jurusan bussnis di universitas Keimyung, Seoul. Sudah sekitar satu tahun aku kuliah di kampus ini. Enam bulan pertama kulalui dengan tenang. Tapi bulan-bulan selanjutnya hingga sekarang semuanya mulai kacau. Semua ini disebabkan oleh sahabatku yang bernama Khatrine Wang aku biasa memanggilnya Kate, dia berasal dari Hongkong. Apa yang terjadi dengannya..? dia memiliki seorang kakak bernama Jackson Wang. Memang dia tak setinggi Aktor Lee Min Ho, tak se Cute Kim Bum Atau se Hot TOP (big bang) Namun dia memiliki pesona ketiganya, wajahnya amat sangat tampan, bahkan mungkin mengalahkan ketampanan Choi Siwon. Dia sangat Cool, dan dia salah satu Namja paling di Gilai di universitas sebesar ini.

Awalnya aku biasa-biasa saja dengannya, karena jujur saja, aku bukan type orang yang suka bermimpi atau berangan-angan dengan namja seperti dia, hingga suatu saat ada suatu kejadian yang membuatku sial hingga saat ini.

Saat itu Aku akan mengerjakan tugas kerumah Kate, ini pertama kali aku kerumahnya. Dan rumah itu amat sangat besar. Ommo kate tak pernah bercerita kalau dia anak orang kaya. Kami mengerjakan tugas di Gazebo belakang rumahnya di sebelah kolam renang miliknya, Aigoo rumah ini benar-benar indah, pikirku saat melihat pekarangan rumah Kate yang sangat indah dengan bermacam-macam tanaman hias yang tumbuh di sana. 30 menit berlalu aku dikagetkan dengan kehadiran seorang namja yang hampir setiap pagi menghiasi majalah atau papan pengumuman kampus dan kini dia berdiri dihadapanku.. bahkan dalam keadaan setengah telanjang…? Ommo.. apa aku sedang bermimpi…? Tanpa sadar aku memperhatikan setiap gerak-geriknya, dia hanya sesekali meelihat kearah kami. So Cool… hanya kata itu yang pantas untuknya.

“Waeyoo..?” aku di kagetkan oleh pertanyaan Kate, dia memandangku dan memandang kakaknya secara bergantian.aku baru sadar kalau aku memandangnya dengan mulut ternganga. Aigooo apa yang terjadi dengaku..?? “Apa kau menyukainya..?”

“Mwoo,,,???” kataku sambil sedikit berteriak.

“Oppaku… apa Kau menyukainya…?”

“Aa… Anieyoo… kenapa kau berfikir seperti itu…?”

“Aiisshhh jujur saja,,, aku senang jika kau dekat dengannya.”

“Hyaaa… Katherine-Sshi… apa yang kau fikirkan cepat kerjakan tugasmu.” Aku berdiri sambil mengacak pinggang. Kate hanya tertawa melihat kelakuanku, apa aku lucu..?

“Kau tak perlu marah, aku hanya bercanda…” katanya sambil tertawa. “Tapi jujur saja, aku memang berniat mengenalkanmu dan menjodohkanmu dengan Oppaku.. Hahahah” lanjutnya sambil tertawa terbahak-bahak. Aku melihat Jackson Oppa keluar dari kolam renang dan melihat kearah kami. Kelihatannya dia ingin gabung bersama kami.

“Apa yang terjadi…?” teriaknya di sebrang kolam.

“Aniieyo Oppa… Youngji-Sshi hanya ingin berkenalan denganmu.” Kata kate masih dengan tertawa.

“Hyaa… Kate…” aku berlari kearahnya lalu menutup mulutnya. Tapi dia masih saja cekikikan, bahkan aku juga melihat Jackson Oppa tersenyum, ada apa dengan mereka,,,? Apa ada yang salah denganku…? Dengan penampilanku…? Aku sudah tak tahan lagi, aku amat sangat malu, mungkin wajahku sudah berubah merah seperti tomat. Sebelum Jackson Oppa sampai di tempat kami aku mengambil tasku dan bergegas pergi.

Namun ketika melewati Jackson Oppa entah mengapa aku tak berani menatapnya, mungkin terlalu malu, hingga aku tak melihat jalan, karena jalanku tergesa-gesa aku terpeleset dan hampir saja masuk ke dalam kolam. Hampir,,,? Iyaa hampir, karena ada sepasang tangan kekar yang menolongku, yang satu menarik salah satu tanganku satunya meraih pinggangku,dan dia adalah Jackson Oppa.

Beberapa detik aku melihatnya dengan posisi seperti orang yang sedang berdansa, lengkap dengan salahsatu kakiku yang menjulur ke atas. Satu hal yang aku tau sekarang. DIA TAMPAN TITIK. Mata tajamnya, alis tebalnya, hidung mancungnya, kulit halusnya, serta bibir sexynya, uh.. oh… aku ingin sekali mencicipinya. Tanpa sadar dia sedang mendekatkan kepalanya terhadapku. Apa yang akan dia lakukan..? apa dia akan menciumku…?

“Hahahha kalian benar-benar sangat serasi.” Teriakan kate menyadarkan kami. Aku dan Jackson oppa segera memandangnya secara bersama’an lalu kami saling berpandangan lagi dan tiba-tiba Jackson Oppa melepaskan pelukannya terhadapku. Dan….

Byyuuuuuuurrrrrr………….

Jackson POV

Siang ini seperti biasa, aku ingin berenang sepuasnya. Ketika aku sampai di kolam renang aku melihat adikku Kitty –panggilan sayangku terhadapnya- bersama temanya entah siapa itu berada di Gazebo dekat dengan kolam renang. Kelihatannya mereka akan mengerjakan tugas. Mereka tak kan menggangguku begitupun sebaliknya. Jadi aku akan berenang dan pura-pura tak melihat mereka.

Setelah beberapa putaran konsentrasikupun terpecah oleh teriakan-teriakan mereka, aku duduk di pinggira kolam renang, kulihat mereka sedang bercanda sambil tertawa satu sama lain. Aku tak pernah melihat Kitty sedekat itu dengan orang kecuali keluarga sendiri. Yah… aku dan Kitty sama, kami tak bisa terlalu dekat dengan orang-orang di sini karena terganjal oleh Bahasa, aku dan keluargaku baru sekitar 4 tahun pindah dari hongkong ke korea. Aku sangat menyukai budaya korea, orangnya pun ramah-ramah. Namun di tahun-tahun pertama aku sempat kesulitan dalam bergaul karena Bahasa. Akhirnya aku dan Kitty tak memiliki banyak teman hingga kini, kalupun ada itu hanya sekedar teman belajar, tak ada teman main.

“Apa yang terjadi..?” Akhirnya akupun tertarik untuk bergabung dengan mereka.

“Aniieyo Oppa… Youngji-Sshi hanya ingin berkenalan denganmu.” Hahaha jawaban Kitty membuatku tersenyum, sejak tadi sebenarnya aku juga sedikit melirik gadis itu, Youngji namanya. Dia melihatku dengan mulutnya yang ternganga. Sekarang mereka malah saling tindih sambil tertawa cekikikan, sungguh kekanak-kanakan. Tiba-tiba kulihat Youngji berdiri, mungkin dia ingin pergi, kulihat wajahnya merah sekali, apa dia gugup..? atau malu..? apa dia benar-benar ingin berkenalan denganku,,? Dia hanya menunduk mungkin tak melihat jalan hingga dia hampir saja jatuh terpeleset masuk kdalam kolam. Untung dengan cepat aku menariknya.

Namun apa yang terjadi, bukannya langsung berdiri dia malah memandangiku dengan tatapan anehnya. Satu kata yang dapat ku gambarkan dari eksspresinya saat ini, DIA IMUT. Aromanya wangi seperti paduan antara vanilla dan strawberry, bibihnya merah seperti buah ceri. Dan aku suka buah Ceri. Tiba-tiba aku mendengar Kitty berteriak, entah apa yang dia teriakkan. Aku menoleh padanya lalu menoleh kembali pada Youngji, Shiiitt…. Kenapa jarak pandangu jadi semakin dekat dengannya,.? Hidungkupun hampir bersentuhan dengan hidungnya, Apa aku tadi akan Menciumnya..? kenapa aku sampai tak sadar jika aku ingin menciumnya…? Siall… tanpa aba-aba kulepaskan saja peganganku terhadap tubuhnya dan Byuuurrrrrr….. dia jatuh kedalam kolam.

Beberapa detik berlalu, aku melihat Kitty berhenti tertawa sebentar, lalu dia melanjutkan tawanya ketika sadar bahwa temannya jatuh kedalam kolam, akupun ikut tertawa terbahak-bahak tanpa menyadari kondisi Youngji di dalam kolam. Cukup lama, aku juga sedikit mendengar Youngji berteriak- teriak minta tolong. Mwoo..? minta tolong…?

“Oppa… bagaimana…? Youngji tak bisa berenang.” Aku baru sadar ketika kitty sudah ada di sebelahku, memegang tangan kananku, menggoncang-goncangkannya. “Oppaa… tolonglah Youngji” Lanjutnya lagi dan aku baru sadar kalau Youngji sudah tenggelam. Secepat kilat aku masuk kembali kedalam kolam, setelah menemukannya kutarik tangannya lalu kubawa tubuhnya naik ke atas.

Aku melihat Kitty bingung dan ketakutan, wajah Youngji sudah pucat pasi, bibirnya membiru.

“Oppa bagaimana…? Apa Youngji akan selamat..?” Kitty mulai panic, dia mulai menangis.

Aku mencoba untuk mengeluarkan air dari dalam tubuhnya dengan menekan-nekan keras  dadanya. Dia masih saja tak bereaksi, lalu aku mencoba memberinya nafas buatan, sekali, dua kali, tiga kali, bahkan berkali-kali dia masih saja tak bereaksi. “Come on Youngji-yaa.. kau harus beernafas lagi.” Geramku, Aku mulai panic, dan menekan dadanya lebih keras lagi.

“Oppa… bagaimana ini…” Kitty makin menjadi-jadi  dengan merangkul lenganku, aku tau dia ketakutan..

“Diamlah… aku masih berusaha.” Teriakku padanya, aku tak pernah sekasaar ini dengan adikku. Tiba-tiba aku melihat Youngji mengeluarkan air dari mulutnya, itu tanda kalau dia mulai membaik, aku masih menekan-nekan dadanya dan sesekali memberinya nafas buatan, ketika aku memberinya nafas buatan tiba-tiba dia membuka matanya, tepat saat bibirku menempel dengan bibirnya, mata kamipun saling pandang. Aku merasakan detak jantungku yang mulai berdetak cepat seakan-akan mau meledak, mungkin aku terlalu panic dan takut, atau apa aku terlalu gugup..? tidak.. aku tak pernah gugup ketika berhadapan dengan perempuan.

Lalu kurasakan dia mendorong dadaku sekuat tenaganya sehingga aku terjatuh kebelakang. Apa yang dia lakukan, apa dia tak tau kalau aku sudah menyelamatkan nyawanya…?

___TBC___

Synopsis  – Next Chapter

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Faithful For Love – Chapter 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s